Cari Blog Ini

Senin, 18 Maret 2013

Evidance Based Asuhan Kebidanan pada Kehamilan

EVIDENCE BASED ANTENATAL CARE
KONTROVERSI PENDEKATAN
RISIKO
• Ada kelompok yang tidak merekomendasikan pendekatan risiko dengan alasan :
1.    Kasango, studi di Zaire
a.    71% ibu yang mengalami persalinan macet tidak bisa diprediksikan
b.    90% ibu yang diidentifikasi sebagai yang “beresiko” tidak pernah mengalami komplikasi
2.    Keamanan palsu – banyak ibu yang dimasukkan dalam kelompok “risiko rendah” mengalami komplikasi tetapi tidak pernah diberitahu bagaimana cara mengetahui atau cara menangani komplikasi tersebut

DETEKSI DINI PENYAKIT
1.       PENDEKATAN RISIKO
2.       PENGENALAN TANDA BAHAYA :
•      5 P/6P :
1.       PERDARAHAN
2.       PANAS
3.       PRE EKLAMPSIA
4.       PERNAPASAN SESAK
5.       PERUT SAKIT.
6.       (PERSALINAN TAK MAJU)

Manfaat Pendekatan Risiko
• Paradigma Sehat
• Cara sederhana untuk memahami risiko bahaya secara lebih dini. “Something for all But more for those 
   in need in proportion to that need”
• Dengan pendekatan risiko persiapan persalinan menjadi lebih baik.
• AWAS !!!! Tidak ada kehamilan tanpa risiko.

Konseling / Prom kes
1.       Konseling yang berpusat pada klien dan berbasis usia kehamilan untuk ibu dan pasangannya untuk mendukung :
– Nutrisi dan mikronutrien.
– Istirahat dan mencegah pekerjaan fisik yang  berat.
– Tanda bahaya komplikasi dan adanya penyakit
– Keluarga Berencana.
– Penggunaan ASI
– Pencegahan malaria di daerah endemik.
– Pencegahan pemakaian alkohol dan merokok.
2.       Dukungan suami dan masyarakat.

Birth Preparedness and Complication Readiness for the Provider
•      Diagnose and manage problems and complications appropriately and in a timely manner
•      Arrange referral to higher level of care if needed
•      Provide women-centered counseling about birth preparedness and complication readiness
•      Educate community about birth preparedness and complication readiness
Complication Readiness for the Provider
•      Recognize and respond to danger signs
•      Establish plan and determine who is in authority to make decisions in case of emergency
•      Develop plan for immediate access to funds (savings or community loan)
•      Identify and plan for blood donors and donation
Pelajaran dari Pendekatan Resiko
•      Setiap wanita hamil mempunyai risiko komplikasi dan harus mempunyai akses terhadap asuhan ibu bersalin yang berkualitas.
•      Bahkan wanita yang masuk dalam kelompok dengan risiko rendah bisa saja mengalami komplikasi.
•      Tidak ada jumlah penapisan yang bisa membedakan wanita mana saja yang akan membutuhkan asuhan kegawat daruratan dan mana saja yang tidak memerlukan asuhan semacam itu.
Yang Tidak Direkomendasikan
•      Penilaian dan pemeriksaan secara rutin/ritual
– Tinggi badan
– Edema pergelangan kaki
– Posisi janin sebelum 36 minggu
•      Kunjungan Asuhan Antenatal yang mempunyai tujuan yang jelas oleh petugas kesehatan terampil
•      Berfokus kepada kualitas kunjungan daripada kuantitas kunjungan


Yang Direkomendasikan Persiapan Kelahiran Termasuk Kesiapan Menghadapi Komplikasi



Mempersiapkan kelahiran normal
•      Petugas kesehatan terampil
•      Tempat melahirkan
•      Uang
•      Makanan
•      Barang-barang penting
1.       Kesiapan Menghadapi Komplikasi
•      Deteksi dini
•      Menetapkan orang yang akan membuat keputusan
•      Biaya gawat darurat
•      Komunikasi
•      Transportasi
•      Donor darah
 
Yang Direkomendasikan
1.       Penyuluhan
– Tanda-tanda bahaya
– Nutrisi/makanan
– Keluarga Berencana
– ASI
– HIV/Penularan dari Ibu-ke-Anak (MTCT)
Yang Direkomendasikan untuk Pencegahan
1.       Untuk semua wanita:
– Tetanus toksoid
– Konsumsi zat besi dan folat
2.       Pada populasi tertentu:
– Malaria – pengobatan preventif secara intermiten
– Pengobatan cacing tambang secara rutin
– Pemberian yodium
– Pemberian vitamin A

  

 
Yang Direkomendasikan
•      Pendeteksian dan penatalaksanaan penyakit dan kondisi yang dialami
– HIV – penyuluhan dan pengujian secara sukarela
– Infeksi yang ditularkan secara seksual atau sexually transmitted infections (STIs), termasuk sifilis
– Tuberkulosa
– Malaria
•      Deteksi dan penatalaksanaan komplikasi
– Anemia berat
– Perdarahan vagina
– Pre-eklampsi/eklampsi
– Malpresentasi setelah 36 minggu

Asuhan Antenatal: Praktek-Praktek Terbaik
Tidak Direkomendasikan
1.       Melakukan banyak kunjungan rutin
2.       Pendekatan resiko tinggi
3.       Penilaian rutin :
•      Tinggi badan
•      Posisi janin sebelum 36 minggu
•      Edema pergelangan kaki
Direkomendasikan
1.       Kunjungan antenatal terfokus oleh petugas kesehatan terampil
2.       Perencanaan persiapan kelahiran dan kesiapan menghadapi komplikasi
3.       Penyuluhan mengenai keluarga berencana, ASI, tanda-tanda bahaya, HIV/STI, dan nutrisi/makanan
4.       Deteksi dan penatalaksanaan kondisi dan komplikasi yang dialami
5.       Tetanus toksoid
6.       Zat besi dan folat
7.       Pada populasi tertentu :
•      Pengobatan preventif Malaria
•      Pengobatan presumtif cacing usus
•      Yodium
•      Vitamin A


Tidak ada komentar:

Posting Komentar