EVIDENCE BASED ANTENATAL CARE
KONTROVERSI PENDEKATAN
RISIKO
• Ada kelompok yang tidak merekomendasikan pendekatan risiko
dengan alasan :
1.
Kasango,
studi di Zaire
a. 71% ibu yang mengalami persalinan macet tidak
bisa diprediksikan
b. 90% ibu yang diidentifikasi sebagai yang
“beresiko” tidak pernah mengalami komplikasi
2.
Keamanan
palsu – banyak ibu yang dimasukkan dalam kelompok “risiko rendah” mengalami
komplikasi tetapi tidak pernah diberitahu bagaimana cara mengetahui atau cara
menangani komplikasi tersebut
DETEKSI DINI
PENYAKIT
1.
PENDEKATAN RISIKO
2.
PENGENALAN TANDA
BAHAYA :
•
5 P/6P :
1.
PERDARAHAN
2.
PANAS
3.
PRE EKLAMPSIA
4.
PERNAPASAN SESAK
5.
PERUT SAKIT.
6.
(PERSALINAN TAK
MAJU)
Manfaat
Pendekatan Risiko
• Paradigma Sehat
• Cara sederhana untuk memahami risiko bahaya secara lebih dini. “Something
for all But more for those
in need in proportion to
that need”
• Dengan pendekatan risiko persiapan persalinan menjadi lebih
baik.
• AWAS !!!! Tidak ada kehamilan tanpa risiko.
Konseling / Prom
kes
1.
Konseling yang
berpusat pada klien dan berbasis usia kehamilan untuk ibu dan pasangannya untuk
mendukung :
– Nutrisi dan
mikronutrien.
– Istirahat dan
mencegah pekerjaan fisik yang berat.
– Tanda bahaya
komplikasi dan adanya penyakit
– Keluarga
Berencana.
– Penggunaan ASI
– Pencegahan
malaria di daerah endemik.
– Pencegahan
pemakaian alkohol dan merokok.
2.
Dukungan suami
dan masyarakat.
Birth
Preparedness and Complication Readiness for the Provider
• Diagnose and manage problems and complications
appropriately and in a timely manner
• Arrange referral to higher level of care if
needed
• Provide women-centered counseling about birth
preparedness and complication readiness
• Educate community about birth preparedness and
complication readiness
Complication
Readiness for the Provider
• Recognize and respond to danger signs
• Establish plan and determine who is in
authority to make decisions in case of emergency
• Develop plan for immediate access to funds
(savings or community loan)
• Identify and plan for blood donors and
donation
Pelajaran dari
Pendekatan Resiko
•
Setiap wanita hamil mempunyai risiko komplikasi dan harus mempunyai akses
terhadap asuhan ibu bersalin yang berkualitas.
•
Bahkan wanita yang masuk dalam kelompok dengan risiko rendah bisa saja
mengalami komplikasi.
•
Tidak ada jumlah penapisan yang bisa membedakan wanita mana saja yang
akan membutuhkan asuhan kegawat daruratan dan mana saja yang tidak memerlukan
asuhan semacam itu.
Yang Tidak
Direkomendasikan
•
Penilaian dan pemeriksaan secara rutin/ritual
– Tinggi
badan
– Edema
pergelangan kaki
– Posisi
janin sebelum 36 minggu
•
Kunjungan Asuhan Antenatal yang mempunyai tujuan yang jelas oleh petugas
kesehatan terampil
•
Berfokus kepada kualitas kunjungan daripada kuantitas kunjungan
Yang
Direkomendasikan Persiapan Kelahiran Termasuk Kesiapan Menghadapi Komplikasi
Mempersiapkan kelahiran normal
•
Petugas kesehatan terampil
•
Tempat melahirkan
•
Uang
•
Makanan
•
Barang-barang penting
1.
Kesiapan
Menghadapi Komplikasi
•
Deteksi dini
•
Menetapkan orang yang akan membuat keputusan
•
Biaya gawat darurat
•
Komunikasi
•
Transportasi
•
Donor darah
Yang
Direkomendasikan
1.
Penyuluhan
– Tanda-tanda
bahaya
– Nutrisi/makanan
– Keluarga
Berencana
– ASI
– HIV/Penularan
dari Ibu-ke-Anak (MTCT)
Yang Direkomendasikan untuk Pencegahan
1.
Untuk semua
wanita:
– Tetanus toksoid
– Konsumsi zat
besi dan folat
2.
Pada populasi
tertentu:
– Malaria –
pengobatan preventif secara intermiten
– Pengobatan
cacing tambang secara rutin
– Pemberian
yodium
– Pemberian
vitamin A
Yang Direkomendasikan
• Pendeteksian dan penatalaksanaan penyakit dan
kondisi yang dialami
– HIV –
penyuluhan dan pengujian secara sukarela
– Infeksi yang
ditularkan secara seksual atau sexually transmitted infections (STIs), termasuk
sifilis
– Tuberkulosa
– Malaria
• Deteksi dan penatalaksanaan komplikasi
– Anemia berat
– Perdarahan
vagina
–
Pre-eklampsi/eklampsi
– Malpresentasi
setelah 36 minggu
Asuhan Antenatal:
Praktek-Praktek Terbaik
Tidak Direkomendasikan
1.
Melakukan banyak
kunjungan rutin
2.
Pendekatan resiko
tinggi
3.
Penilaian rutin :
•
Tinggi badan
•
Posisi janin
sebelum 36 minggu
•
Edema pergelangan
kaki
Direkomendasikan
1.
Kunjungan
antenatal terfokus oleh petugas kesehatan terampil
2.
Perencanaan
persiapan kelahiran dan kesiapan menghadapi komplikasi
3.
Penyuluhan
mengenai keluarga berencana, ASI, tanda-tanda bahaya, HIV/STI, dan
nutrisi/makanan
4.
Deteksi dan
penatalaksanaan kondisi dan komplikasi yang dialami
5.
Tetanus toksoid
6.
Zat besi dan
folat
7.
Pada populasi
tertentu :
•
Pengobatan
preventif Malaria
•
Pengobatan
presumtif cacing usus
•
Yodium
•
Vitamin A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar