Cari Blog Ini

Rabu, 15 Januari 2014

WASPADA DEMAM !!

1. Pengertian
Demam adalah keadaan peningkatan temperatur/suhu yang sering kali (tidak selalu) merupakan bagian respon pertahanan (host) terhadap masuknya mikroorganisme/bahan lainnya yang dianggap benda asing/patogen

Suhu normal (rentang) 36,3­­­oC – 37,5oC
Suhu rektal (38oC) > Suhu Oral (37,5oC) > Suhu Aksila
Sehingga kadang menganggap suhu rektal dan oral menjadi suhu yang abnormal

2. Regulasi Suhu Tubuh
          a. Volunter (sadar)
           - penghasil panas: vaso kontriksi perifer -> menghambat kehilangan panas (α-adregenik)
           - pelepas panas: Vasodilatasi -> mencetuskan pelepasan panas (β-adregenik)
          b. Involunter (tidak sadar)
  - Penghasil panas :   o kontraksi otot rangka (menggigil)
o Peningkatan katabolisme
- Pelepas panas : Berkeringat (cholinergik)
Panas merupakan produk dari metabolisme. Dihasilkan oleh organ; otak, hati, jantung, otot rangka lalu dihantarkan ke kulit kemudian hilang ke udara

3. Kehilangan Panas
Kehilangan panas dipengaruhi oleh konduksi dari dalam tubuh ke kulit (ketebalan kulit/peneyekat -> lemak) semakin tebal, semakin kalor sulit ke luar. Dan kecepatan panas hilang ke udara/lingkungan sekitar

4. Penyebab demam (pirogen)
    a. eksogen (virus, mikroorganisme, antigen, toksin)
    b. endogen (leukosit)
*pirogen eksogen memengaruhi pirogen endogen:
bakteri -> leukosit î ->sitokinin (TNF-α, IL-1) [sebagai pirogen endogen utama] -> panas meningkat

panas meningkat -> radikal bebas dalam tubuh ikut meningkat http://www.kkniwanasod.com/kksod_pengetahuan.html
 
5. Atasi Demam
ketika orang demam atasi dengan: kenakan pakaian ang tipis/buka pakaiannya (karena kalor dapat cepat hilang dengan konduksi dan evaporasi
jika pakaian ditutup dan menggunakan pakaian tebal, tubuh akan membentuk titik normal baru yang dianggap sebagai suhu normal. Saat suhu tubuh menjadi normal kembali tubuh akan berusaha menaikkan ke titk baru tersebut dengan menggigil (menggigil terjadi berulang)

6. Kenali Respon Fase Akut
    a. somnolen (mengantuk), letargi (lemas), anoreksia (tidak nafsu makan)
b. perubahan sintesa protein plasma darah (albumin menurun)
c. perubahan sintesis hormonal
d. inhibisi pembentukan tulang
e. perubahan serum Fe, Zn
f. peningkatan sel darah putih dan trombosit (penurunan sintesis sel darah merah)

saat demam katabilosme menurun sehingga terjadi penurunan protein, Zn, albumin, kalsium mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan

PELAJARI TENTANG PERBAIKAN SEL http://www.kksgf.com/kksgf_pengetahuan.html


 
7. Demam yang tidak diketahui sebab
    a. suhu >38oC dengan periode > 3 minggu
    b. tidak ditemukan penebab setelah dievaluasi selama 1 minggu
    c. masalah klasik (harus diperkirakan etiologi penyakit (infeksi atau non-infeksi)

8. Penebab demam non-infektif
    a. keganasan (limfoma, renal cell cancer)
    b. Granulomatosa (penggranulan: sarkois, hepatitis, granulomatosa)
    c. Penakit kolagen/autoimun (lupus, arteriritis temporal, RA)
    d. reaksi obat (epilepsi)
    e. Factitious (terlalu kelelahan)

HATI-HATI
PANAS TINGGI -> PECAH PEMBULUH DARAH

KENALI JUGA ANTIOKSIDAN TERBAIK SAAT INI
 

1 komentar: